PAI Class of Champion (PAI-CoC)

Oleh Administrator 2025-09-17 18:30:03 Dilihat: 134
Gambar Artikel
Supervisi Pembelajaran PAI
Kelas 7C โ€“ Bu Lisa
Rabu, 17 September 2025


Siang ini, suasana belajar di kelas 7C terasa penuh semangat dan keceriaan. Kegiatan supervisi pembelajaran PAI bersama Bu Lisa berjalan lancar dengan pendekatan yang kreatif, inovatif, sekaligus menguatkan nilai-nilai spiritual.

๐Ÿ“Œ Pembukaan
Kegiatan diawali dengan salam, doa, serta presensi. Saat dipanggil namanya, setiap siswa diminta menjawab dengan mengekspresikan kondisi perasaan merekaโ€”bahagia, senang, atau biasa saja, sehingga tercipta suasana kelas yang hangat dan menyenangkan.
Selanjutnya, siswa diajak mengingat kembali materi sebelumnya tentang 25 Nabi, melalui lagu para siswa menyanyikan bersama 1 kelas. Kemudian mengulang Sifat Wajib Rasul. Tak lupa, Bu Lisa menuntun siswa merenungi kebesaran Allah lewat ciptaan-Nya di alam semesta, sekaligus mengingatkan untuk senantiasa bersyukur.

๐Ÿ“Œ Inti Pembelajaran
Dalam sesi inti, Bu Lisa membagi siswa ke dalam enam kelompok menggunakan Picker Wheel, sebuah aplikasi yang memutar acak sehingga kelompok tersusun beragam antara putra dan putri. Hal ini dimaksudkan agar siswa lebih kompak, saling mengenal, dan berkolaborasi dengan baik.

Yang menarik, pembelajaran kali ini dikemas dalam bentuk permainan โ€œPAI Class of Champion (CoC)โ€. Permainan ini terinspirasi dari game populer Clash of Clans (CoC) yang sudah sangat familiar di kalangan siswa. Bu Lisa mengadaptasinya menjadi versi islami, dengan tantangan-tantangan seputar Sifat Wajib Allah.

Tantangan tersebut di antaranya:

1. Tantangan 1:Memahami dan menuliskan Sifat Wajib Allah secara cepat dan tepat dalam kelompok.
2. Tantangan 2:Menghafalkan secara individu, dengan guru berkeliling mengecek hafalan.

Di sela permainan, Bu Lisa menyampaikan pesan moral penting: kewajiban seorang hamba untuk senantiasa beribadah, berdzikir, dan mengingat kebesaran Allah.
Ada siswa yang berani tampil menyanyikan lagu tentang Sifat Wajib Allah, lagu yang biasa terdengar di masjid atau mushola sekitar rumah mereka. Suasana kelas menjadi semakin hidup, penuh tawa, antusiasme, dan keceriaan. Menariknya, meskipun sudah berada di 3 jam terakhir, tidak ada satupun siswa yang terlihat mengantuk.

๐Ÿ“Œ Penerapan Pembelajaran Mendalam
Melalui strategi kreatif ini, Bu Lisa tidak hanya mengajarkan materi PAI secara kognitif, tetapi juga menekankan pada Pembelajaran Mendalam. Siswa tidak sekadar menghafal Sifat Wajib Allah, melainkan diajak:

* Menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata, seperti melalui lagu yang familiar di masjid dan mushola.
* Berpikir kritis dan kolaboratif, lewat permainan kelompok yang menantang kerja sama, komunikasi, dan strategi.
* Menginternalisasi nilai spiritual, dengan refleksi tentang kebesaran Allah dan kewajiban beribadah sebagai hamba.

Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada tataran pengetahuan, tetapi menyentuh ranah sikap, keterampilan, dan pembiasaan yang akan tertanam dalam diri siswa secara lebih mendalam.

๐Ÿ“Œ Penutup
Menjelang akhir pelajaran, HP siswa dibagikan kembali untuk membuka aplikasi GOBIT (Golden Habit) melalui web smart.smpm8batu.sch.id. Siswa diminta mengisi jurnal ibadah harian secara jujur, dengan harapan menjadi kebiasaan baik yang terus mereka lakukan setiap hari.

Kegiatan hari ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran PAI bisa dikemas dengan menyenangkan, dekat dengan dunia anak-anak, namun tetap penuh makna. Melalui kreativitas Bu Lisa dan penerapan Pembelajaran Mendalam, nilai-nilai islami dapat ditanamkan secara kuat dan membekas dalam diri siswa.
Kembali ke Beranda Bagikan via WhatsApp

Tinggalkan Komentar


Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!