Transformasi Sekolah melalui "MUDEBA PRO-SIM"
- Batu, 28 Oktober 2025 -
Selama empat hari, mulai Sabtu hingga Selasa, 25–28 Oktober 2025, bertempat di SMPN 2 Batu dilaksanakan kegiatan IN-2 Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Kepala Sekolah. Acara ini menjadi ajang untuk melakukan evaluasi dan berbagi praktik baik dari hasil On-the-Job Training (OJT) yang telah dilaksanakan di sekolah masing-masing.
Inti dari kegiatan ini adalah mempresentasikan dan mendiskusikan implementasi Pembelajaran Mendalam melalui tahapan inkuiri kolaboratif : Assess, Design, Implement, Measure, Reflect, and Change. Para peserta saling bertukar wawasan, tantangan, dan solusi inovatif, menjadikan forum ini saling menginspirasi.
Saya selaku Kepala SMP Muhammadiyah 8 Batu memaparkan laporan OJT bertajuk "MUDEBA PRO-SIM" (Program Sinergi Guru Inovatif Pembelajaran Mendalam). Program ini secara spesifik dirancang untuk memastikan Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) di sekolah.
Dalam presentasi, saya menyampaikan strategis yang telah diimplementasikan:
1. Penyelarasan Visi, Misi, Tujuan (VMT) dengan PM : Langkah fundamental yang dilakukan adalah meninjau dan menyesuaikan VMT sekolah agar secara eksplisit mendukung prinsip-prinsip Pembelajaran Mendalam dan pencapaian 8 Dimensi Profil Lulusan (DPL)
2. Peningkatan Kompetensi Guru : Melalui pelatihan dan pendampingan, sekolah berupaya meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam yang benar-benar selaras dengan VMT sekolah.
3. Supervisi Akademik Berbasis ASA (Aplikasi Supervisi Akademik) : Supervisi penyusunan modul dan praktik mengajar guru, sekaligus menjadi bahan refleksi berkelanjutan.
4. Pembelajaran Lintas Mata Pelajaran : sekolah telah berhasil melaksanakan pembelajaran interdisipliner, di mana guru berkolaborasi merancang proyek yang mengharuskan siswa mengaplikasikan pengetahuan dari berbagai mata pelajaran, menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.
Kegiatan IN-2 ditutup dengan Evaluasi Pelaksanaan dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Pasca Pelatihan. Para Kepala Sekolah menunjukkan komitmen kuat mereka, antara lain:
* Melakukan pengimbasan dan diseminasi praktik baik Pembelajaran Mendalam kepada sekolah-sekolah lain.
* Mengawal Implementasi secara konsisten di sekolah masing-masing, menjadikan refleksi sebagai budaya yang berkelanjutan.